Rabu, 24 Desember 2014

DITOLAK

Kata teman KKN, "Bodo amat"
Kata ku, "Berani-beraninya mereka menolak aku.. Eh tapi ini masih mending dari pada ditipu.. Hemm.. I'm Okhey, cause Allah..."

Pembimbing Umroh

Pagi ini aku mendapat pesan dari pembimbing umroh ku.. Yang awalnya aku kira pesan untuk segera mengirimkan dokumentasi (karena dari dulu obrolannya mengenang umroh aja.. hhe..), nyatanya bukan.. Beliau mengirimkan video, video musik dari tarian terompet.. Entahlah tujuan beliau apa.. Mungkin karena 5 hari lagi tahun baru.. Hahaha.. #Ngasal
Oya, sosok pembimbing umroh ku ini gaul abis.. Beliau adalah personel band.. Pinter banget kalau bikin humor.. Dan di balik kejenakaannya, beliau adalah sosok yang amanah dan fatonah (mendekati sikap Rasul ya? XD ) Aku sempat terpesona ketika beliau berdialog dengan penduduk Madinah atau supir bis dari Makah.. Hoho.. Kece dah.. Tapi jangan salah, usia beliau mungkin 40 tahun di atas ku.. Pokoknya nampak lebih tua dari Papa ku.. Hemm.. Yah, beliau sudah sepuh tapi semangatnya itu lho yang muda beud..
So, thank's so much for unique video. :)

Selasa, 23 Desember 2014

Aku Bukan Pendaki

Adalah ruang kejengkelanku.. Ketika seseorang menilaiku seorang pendaki, pecinta alam, dan serupanya.. "Mbak Gaiety suka ndaki ya?" Tanya mereka dengan penasaran..
Sejenis itulah pertanyaan yang ingin aku debat..
Ke Gunung itu baru 3 kali, pertama dengan teman ke Lawu dan tujuannya menemani dia yang notabenenya angkatan tua sendiri.. kedua, dengan Kakak perempuan ku ke Merbabu dan tujuannya menemani dia yang diajakin pacarnya, eh bukan cowok yang naksir dia.. Ketiga, dengan Kakak perempuan ku lagi ke Sumbing dan tujuannya sama seperti pendakian kedua.. Alhamdulillah, aku dapat mendampingi mereka mencapai puncaknya semua. Dan, yang perlu digaris bawahi adalah keterpaksaan. Aku mendaki bukan karena suka tapi karena terpaksa menemani mereka. Oleh karenanya, jarang aku begitu detail mempersiapkan segala sesuatunya dari hal paling urgent, yakni logistik, pakaian, dll, hingga P3K. Seringnya aku hanya membawa tas selempang isi dompet dan alat ibadah serta pakai sandal jepit tapi tetep pakai kaos kaki. Kata Kakak perempuan ku sih, "Jangan menyepelekan nyawa, nyawa mu itu cuma satu.." "hahaha.." aku hanya dapat membalasnya dengan tawa. Kadang Kakak perempuan ku juga bilang, "Okhey, kamu ngga papa, ngga peduli dengan diri mu sendiri. Tapi kalau persiapan mu lebih matang, kamu akan lebih bermanfaat untuk yang lain. Karena bisa jadi peralatan yang udah kamu bawa bisa untuk nolong yang lain." Untuk yang ini aku ngga bisa tertawa, karena ada benernya juga sih.. Tapi otak ku tetap tergelitik untuk mendebat, hanya saja mendebat dalam hati.. "Emang, kita ngga bisa minta tolong ke alam ya? Alam kan sudah menyediakan segala sesuatunya. Pakai teknik survive natural dong.. Ngga usa rempong-rempong bawa ini-bawa itu.. Lagian, ndaki gunung cuma dua hari.. Abis naik langsung turun.. hahaha.." Yah, sebenarnya aku ngga bermaksud nggampangke.. Tapi memang beginilah aku. Kalau jadi trainer pun aku berlaku seperti ini. Apalagi kalian kalau ngajakin mendadak dan maksa banget.. :v
Dan Tahu ngga? Ketika di lapangan, Kakak perempuan ku yang udah punya persiapan matang tetap tidak bisa membantu apa-apa ketika anggota lain kakinya terkilir. Yah, walaupun dia bisa memberiku makan dengan persiapannya. Tapi sebenarnya, kalau ngga dilarang Kakak perempuan ku makan rumput aku juga akan makan rumput.. :v
AKU BUKAN PENDAKI, AKU HANYA RUMPUT LIAR YANG MENGANTAR PENDAKI SAMPAI PUNCAK.

Jumat, 19 Desember 2014

Senandung Alam

Satu dari sekian hal yang menyedihkan adalah beranjak tua.. hiks.. Kita tidak dapat bermain lagi seperti masa kecil. Lalu mainan bebek dorong  yang bunyinya etek-etek pun harus kita ikhlaskan untuk sang adik atau keponakan atau anak dan cucu kita. Lalu kita yang tua bagaimana? Tenang, Allah itu terlampau penyayang hingga menciptakan makhluk yang satu ini. Serangga yang bunyinya sama seperti mainan bebek dorong.. "etek.. etekkk... etteeeekkkkkk.." Jadi ngga perlu main bebek dorong, cukup mendengar senandung alam pun kita sudah bahagia. #Let's #Enjoy

Masak dengan Cinta

Bayam dan semur telur+tahu+bakso

Sheesa oh Sheesha

Untuk 50+


Pernikahan yang Tertunda

Adalah seekor cupang betina yang dua setengah bulan lalu telah ditinggal mati pasangannya. Dan hari ini dia bertelur lagi, sayang telur ikan cupang tak selezat ikan salmon, oleh karenanya hanya aku biarkan saja tergeletak di dasar aquarium. Jika lah selezat telur ikan salmon, akan aku saring dan ku jadikan sushi.. nyammm.. nyaaammm.. 

Andai, ada si jantan pasti sudah dibuatkan sarang dan dibuahi. Memang dasar betina yang bisanya cuma 3M (masak, macak, manak) tambah 1M lagi "mewek" alias nangis.. haha.. tapi ngga bisa bikin sarang sendiri jadi telurnya berserakan di dasar aquarium. Alasan kenapa tak ku belikan pejantan baru karena masa idahnya belum usai. Kalau masa idah untuk janda ditinggal mati 4 bulan, ya ngga? Yang sabar ya cupang betina.. Satu setengah bulan lagi kok.. :v


Perut ikan cupangnya ndlewer

Perut ikan cupangnya menggembung..

Putih-putih di dasar aquarium itu telurnya

Putih-putih di dasar aquarium itu telurnya

Cupang yang galau

Trainer yang Ditraining

Ketika aku menjadi trainer outbound saat itu juga aku sedang training. Karena aku juga mendapat banyak ilmu dari mereka. Aku bukanlah sesuatu ketika menjadi sesuatu, atau seperti pepatah di atas langit masih ada langit.

Survei
Sebelum outbound, trainer diwajibkan untuk survei terlebih dahulu. Menyisiri jalanan.. 

Kadang kita harus turun ke sungai

Sering juga kita temukan harta karun seperti ini. Dan ini tentu tidak layak jika dipandang peserta outbound. Oleh karenanya, perlu disingkirkan.

Kadang batu-batu besar gagah menghadang.


Bunga nan indah pun tak mau kalah menyapa riang..

Cuaca ekstrim biasa kita tebas.

Beruntung kalau kita bisa sekali dayung dua-tiga pulau terlampaui. Inshaa Allah besok jadi tanah saya.

Yang ini sok misterius. Padahal jalan setapak di tengah hutan biasa.

Apa lagi nih.. Ini adalah saluran irigasi. Masak ngga tahu?

Nah, salah satu fungsi survei adalah brooming, yakni menyapu halang rintang seperti yang satu ini. Kita perlu menyingkirkan potongan-potongan kayu agar peserta nanti bisa melintasi jalan setapak ini, atau jika ada panitia yang bermaksud mengendarai sepeda motor dengan off road style pun dapat melintasinya.

Di sana, di bawah jurang ini, di dekat kali itu lah lokasi outbound kita. Yang akan kami beri label #POS3

Kalau udah jalan sendirian gini, si ngantuk selalu setia menemani.
Game
Ketika peserta datang dan antusias mereka memuncak, saat itulah game dimulai.. #DUARR

Ini kelompok pertama.

Kelompok pertama sedang menjalan kan tugas. Ada yang bagian mencari batu, ada yang bagian menyusun batu, adda yang bagian mendoakan.

Ini kelompok dua, agak curang karena waktu habis tetap melanjutkan permainan. huuuuuu..

Ini kelompok empat dan tiga.. Karena di belakang mereka sudah bertumpuk dua kelompok juga, maka saya putuskan mengganti peraturan permainan dengan cara battle..

Usai menjalankan tugas kelompok empat dan tiga masih sempat narsis. #Nyoh :v

Ini kelompok lima memasuki arena.

Instruksi aku ganti lagi.. (Trainer semena-mena :v) Sejak perkenalan kelompok lima dan enam aku suruh battle keras-kerasan memperkenalkan diri. Tujuannya buat ngecek kesehatan peserta sih. Tapi hasilnya emang ngga waras. Jadi begini ceritanya, ngga nyangka, aku kira mereka bakal malu-malu ternyata malu-maluin.. Narsis badai cuy.. Ngenalinnya ngga cuma yang formal seperti nama, ttl, atau alamat rumah. Bahkan sifat mereka seperti saya cantik, pintar, paling ngga suka cowok ngupil pun, tanpa malu-malu mereka jabarkan.. #PUAS :v

Kelompok lima dan enam menjalankan tugas

Kelompok lima dan enam emang paling #HOT

Lanjut ke kelompok tujuh dan delapan. Peraturan perkenalan aku ganti lagi.. haha.. (The Real of Cruel Trainer) Aku buat lebih teratur. Battlenya two by two. Lihat aja tuh, dua gadis paling belakang yang melongo ke air terjun mereka sedang menyatakan jati diri mereka pada alam bahwa mereka #Muslimah

Lanjut ke dua gadis di tengah ketiga dari belakang.. Mereka sedang menyatakan jati dirinya pada angkasa, bahwa mereka #muslimah sejati.



Dan urutan yang terakhir. Dengan tatapan-menatap yang sinis.. :v

Takbir dari kelompok tujuh dan delapan.

Kelompok sembilan menjadi kelompok terakhir. Karena tidak tersisa lawan, aku rubah peraturan perkenalan. Buahaha.. Mereka harus memperkenalkan diri dengan cara estafet dari kanan saya ke kiri saya dan teman yang disebelah kiri harus memperkenalkan diri dengan suara yang lebih keras dari teman yang sebelah kanan. Spontan mereka meyusun posisi, teman yang memiliki suara paling besar mereka letakan di posisi paling pojok sebelah kiri saya. (hemm, adik angkatan saya memang cerdas)

Oya permainan di POS 3 adalah the silence of stone. Di mana, peserta harus menyusun batu setinggi-tingginya tanpa ada komunikasi antar anggota, baik berupa suara atau kode-kode semacam mengedipkan mata atau bahasa isyarat. #MbuhPiyeCaraNe 1 menit saya beri kesempatan untuk berkoordinasi mengatur strategi dan 3 menit untuk menyusun batu. Batu yang disusun dicari dan dipilih oleh peserta sendiri, begitu juga tempat penyusunan batu peserta pilih sendiri. Ketika ada peserta yang melanggar peraturan seperti bersuara atau memberi kode. Maka susunan batu mereka akan saya hancurkan. Tapi biasanya mereka lebih memilih untuk menghancurkan menara batunya sendiri. Haha.. Ada banyak pelajaran dari permainan ini. Diantaranya saling memahami teman, memahami medan perang, dan berani menerima konsekuensi. Yak, sekian outbound kali ini. Saya bangga dengan kalian. #Muslimah #Sejati


Labil

Katanya aku masih labil.. Termasuk ketika menilai dua benda yang dibelikan dari pameran enterpreneur.

1. Jilbab, baiknya tuh di lihat dari motifnya simple dan ini fasmina, aku suka fasmina dr pd paris. TAPI setelah aku amati.. aku nampak seperti santa claus, apa lagi ini mendekati natal. (Barang siapa menyerupai sebuah golongan, maka ia termasuk di dalamnya) #TerlambatSadar
2. Coklat, yang ini unik, coklatnya berada di dalam sedotan dan dikemas dengan sangat cantik, rasanya juga enak. Lalu selalu ada TAPI disetiap penilaian, yaitu coklatnya sulit dikeluarkan dari sedotan jadi tidak dapat menikmati secara maksimal.
Overall, thank you for giving me two beautiful gift.

Rabu, 17 Desember 2014

Bapak atau Anak?

Jika ada seorang Bapak ingin menikahkan anak lelakinya dengan seorang gadis dengan memamerkan aset yang dimilikinya dengan tujuan agar si gadis menyepakati pernikahan. Lalu si gadis pun sepakat menikah karena melihat aset milik Bapaknya.
FIX!
Yang menikah adalah Bapak dengan si gadis. Bukan, Anak lelaki dengan si gadis.
Paham?

Sakitnya Tuh Di Sini..

Saat seorang Ibu lebih memilih mendengarkan cerita CALON menantu, dibanding anaknya sendiri..
Saat seorang Ibu lebih membanggakan CALON menantu, dibanding anaknya sendiri..

Pria Tak Tahu Diri

Ya, ketika dia menyuruh seorang gadis bekerja, atau menyuruh istrinya bekerja, yang tujuannya jelas untuk mendapat pendapatan.
Saat itu juga aku masukan dia ke dalam kategori PRIA TAK TAHU DIRI.
Kodrat seorang gadis atau istri adalah membangun peradaban dengan mendidik anak di rumah. Istri cukup di rumah dan  mendidik anak itu dah dapat pahala. Masak istri di suruh ke luar, bekerja? Di samping secara biologis gadis atau istri itu lebih lemah dari pria, kalau mereka di luar rumah itu memiliki resiko yang lebih besar. Mereka bak mutiara yang sangat berharga. Di mana setiap orang ingin memiliki serta menguasainya, kendati mereka jelek, tak memiliki perhiasan, dll. tapi ketika mereka berlenggang di tempat umum, tetap saja para buaya (darat) tergiur. Mau, gadis dan istrinya diterkam, lalu hilang keperawanan?
Nah, gimana kalau melihat fenomena kesetaraan gander. Hay, lihat tuh Ibu rumah tangga yang membanting tulang.. Tanyakan pada mereka, apa alasan mereka bekerja? Pasti karena mereka menjadi tulang punggung rumah tangga. Pasti karena tak ada Pria yang bertanggung jawab yang mampu menjaga dan menghidupinya. Dan yang pasti suami dari Ibu tersebut termasuk dalam PRIA TAK TAHU DIRI. Semua Ibu tentu ingin merawat anaknya, darah dagingnya. Menjadikan anaknya sukses. Bukan kerja keras hingga membengkalaikan perkembangan anaknya. Ibu bekerja hanya karena keterpaksaan.

So, save women!

Senin, 15 Desember 2014

Hasil nostalgia

Dapat referensi lagu bagus (aku suka)

Samsons ~ Perbedaan

pejamkan matamu di hadapanku
kan kucium kau tuk terakhir kalinya
sudahlah kita tak mungkin untuk bersama
perbedaan membuat kita terpisah
genggamlah tanganku ini
aku bahagia saat bersamamu
usaplah setiap tetes airmatamu
usah kau tangisi perpisahan ini
bukanlah keinginan kita berpisah
perbedaan membuat kita terpisah
dengarlah suara hatiku
aku bahagia saat bersamamu
ingatlah sumpahku ini
aku bahagia saat bersamamu
aku bahagia bahagia
aku bahagia saat bersamamu

NB. Dan aku jauh lebih bahagia ketika tak bersama mu.. ya ngga? Apalagi kalau perbedaannya soal kepandaian sementara si kamu hanya bisa menertawakan, merendahkan, bahkan mengejek kebodohan ku.. Bukannya menjelaskan dan menerangkan yang benar. Just say good  bye. :v

Selasa, 09 Desember 2014

Efek Si Dia

Berharap ada orang ganteng lebih ganteng dari Lee Jong Suk menggila disebelah ku..

Kamis, 04 Desember 2014

Catatan Sebelum Tidur

Ya Allah jika esok masih ada kesempatan..
Izinkan hamba menatap senyum Papa Mama..
Bersepeda dengan Mbak Grace dan Dek Gitta..
Serta bersandar di punggung Mas Gallant..